Kamis, 14 Juli 2016

Hymne Angkatan 16 SMA Taruna Nusantara

Selamat Ulang Tahun ke 26 untuk SMA Taruna Nusantara



Mengenang saat-saat SMA membuat saya rindu dengan SMA TN dan para alumninya :)
Tidak terasa sudah sepuluh tahun sejak pertama memakai baju lustrum dwi windu SMA TN saat pertama menjadi siswa dan sudah delapan tahun sejak menyanyikan lagu angkatan di malam prasetya alumni dan baju batik saat pelepasan alumni,
Selamat Ulang Tahun dan terus pegang teguh semangat prasasti.




Hymne Angkatan 16 SMA Taruna Nusantara.


-suara siswi putri-

bagai sang mentari, yang slalu menyinari hari
dengan satu hati, berjuang tuk masa nanti
dan dengan seberkas lilin kecil, yang selalu menemani
berikan harapan dan keyakinan tuk ibu pertiwi...

-putra dan putri, 4 suara-

kala kita harus lalui jalan terjal berliku
segala perbedaan kan jadi pelangi
dalam jiwa dan asa, trus bersama

angkatan enam belas...
Taruna Nusantara, raih harapan bangsa
angkatan enam belas...
kan slalu mengabdi untuk Indonesia

Reff: (5 suara)

bersatulah,
langkahkan kaki tuk kemenangan kita semua
percayalah,
hati kita kan 'slalu bersama
bersatulah
langkahkan kaki tuk kemenangan kita semua
percayalah,
Tuhan senantiasa bersama

*kami hanyalah manusia, tak luput dari khilaf dosa
kata maaf kan trus terucap, inilah kami pemimpin bangsa tuk
Indonesia…..

(back 2 reff, overtune, end)


Tim Lagu angkatan Spektra.
(nunu, reni, ajeng, dicky, ken, hans)







Kamis, 12 Mei 2016

Dua Hari Penuh Dengan Suka Cita, Bersama Yaya :)

Senang sekali sahabat dari Jakarta datang ke Jogja untuk memulai petualangan kami, ia bernama Minkhaya Silviana Putri, akrab dipanggil Yaya. Yaya sampai di Jogja sekitar pukul 05:30, waktu itu saya menjemputnya di stasiun Lempuyangan. Pagi itu kami langsung ke Klaten dan maen ke Umbul Ponggok. Dengan berpacu pada Google Maps, sekitar 2 jam kami sudah sampai di lokasi wisata. Awalnya kami melihat dari luar, wisata Umbul Ponggok ini seperti kolam renang. Kami pun masuk lokasi dengan membayar tiket sebesar Rp10.000/ orang. Kami pun menyewa peralatan snorkeling, dan menyewa photographer yaitu sebesar Rp60.000 untuk 30 menit. Dan ketika kami masuk ke air rasanya dingin dan segar sekali, ketika melihat ke dasar mata saya terbelalak karena pemandangannya subhanallah....indah sekali, bagaikan pemandangan dasar laut. Kita bisa berenang bersama ribuan ikan dari ukuran kecil/ seukuran ikan teri hingga ukuran besar/ melebihi besar paha kita (agak takut juga sih saat dekat-dekat), namun ternyata mereka bersahabat.


Pada hari berikutnya, kami maen ke Kalibiru, Kulonprogo. By the way saya baru tahu kalau Kulonprogo itu maksudnya sebelah Kulon (barat) nya sungai Progo. Saking semangatnya, kami berangkat dari Jogja pukul 5:00 pagi. Perjalanan cukup berliku namun tidak menurunkan semangat juang kami, setelah mendaki bukit yang cukup curam kamipun sampai Kalibiru pukul 7:00. Pemandangan di sana sungguh menakjubkan, kami bisa melihat danau dari atas bukit dan kebetulan pagi itu langit sangat cerah. Spot pohon 1 baru dibuka pukul 8:00. Dengan membayar sebesar Rp15.000 kami pun diikat tali pengaman lalu memanjat ke atas pohon. Awalnya, saat di atas pohon saya agak merasa takut kalau papan nya ambrol, namun semua terbayar karena pemandangan dari atas pohon sangatlah indah.